Polisi Tangkap Pelaku Pelecehan Seksual di Dekat Kuburan Tionghoa

  • Whatsapp
(Foto/Ist)

Banda Aceh | republikaceh.net – Kasus pelecehan seksual kembali terjadi di Banda Aceh. Kejadian yang menimpa NA (17) gadis asal Banda Aceh dilakukan di semak-semak samping pemakaman warga Tionghoa, Geundring, Aceh Besar pada 17 September silam.

Kejadian yang belum pernah terjadi di lokasi ini, kali ini terjadi yang dilakukan oleh pelaku AS (46) juga warga Banda Aceh.

BACA JUGA

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto melalui Kasat Reskrim, AKP M Ryan Citra Yudha mengatakan, awalnya AS mengajak korban NA untuk jalan-jalan menggunakan sepeda motor.

Namun saat melintas di seputaran kuburan Cina kawasan Mata Ie, pelaku memberhentikan motornya dan berbuat tak senonoh terhadap korban.

“Tidak sampai disitu, pelaku merebahkan badan korban ke semak-semak dan langsung melakukan hubungan layaknya suami isteri, saat itu korban berusaha teriak namun karena bujuk rayu pelaku disertai ketakutan, akhirnya korban menuruti apa kemauan pelaku,” ujarnya Kamis (7/1/2021).

Usai melaksanakan aksi bejatnya, pelaku pun mengantar korban kerumahnya dan mengatakan untuk tidak memberitahukan kepada siapa pun kejadian yang dialami oleh korban.

Pasca kejadian tersebut, korban yang selalu menyendiri akhirnya memberitahukan kepada orang tuanya tentang kejadian yang dialaminya serta melaporkan ke polisi pada 2 Desember kemarin.

Setelah menerima laporan, Kasat Reskrim beserta personel Unit PPA melakukan penyelidikan serta penyidikan kasus tersebut, melengkapi berkas-berkas dan memeriksa saksi yakni korban sendiri.

“Pelaku AS ditangkap dirumahnya di Kecamatan Kuta Alam, Rabu (6/1/2021) dinihari,” kata Kasat Reskrim.

Saat ini, AS warga Banda Aceh itu pun mendekam di sel tahanan Polresta Banda Aceh dan dijerat dengan Pasal 50 Jo Pasal 47 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat. (***)

REKOMENDASI