Nyabu Dengan Wanita Bukan Pasangannya, Oknum PNS Ini Ditangkap

  • Whatsapp
Foto Kolase | Oknum PNS bersama wanita yang diamankan oleh pihak kepolisian (Foto/Republikaceh)

Banda Aceh | republikaceh.net – Personel Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Banda Aceh menangkap AA (37) yang merupakan oknum PNS.

Penangkapan dilakukan di sebuah rumah di Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, Jumat (8/1/2021) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

BACA JUGA

Bersama AA, polisi juga meringkus YY (43), seorang wanita yang bukan pasangannya, warga Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur.

Dari penangkapan oknum PNS dengan wanita yang bukan mukhrimnya ini, petugas mengamankan barang bukti dua botol minuman bersoda.

Dimana bagian tutupnya sudah dilubangi dan masing-masing lubang sudah dipasang pipet dan salah satu pipet terpasang pipa kaca.

Lalu, satu buah kotak rokok, di dalamnya terdapat tujuh bungkusan bekas sabu-sabu yang sudah digunakan dan dua sumbu serta tiga pipa kaca.

Kemudian, petugas juga mengamankan satu bungkus sabu-sabu seberat 0,11 gram serta satu bungkus ganja dengan bobot 14,77 gram.

Sebelum oknum PNS itu ditangkap bersama YY, mereka diketahui sudah duluan menggunakan sabu-sabu dua hari sebelumnya.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Kombes Pol Joko Krisdiyanto melalui Kasat Resnarkoba, AKP Raja Harahap menerangkan, penangkapan AA dan YY dilakukan berdasarkan informasi masyarakat yang menyebutkan adanya pasangan yang dicurigai berada dalam satu rumah di Peukan Bada.

Begitu mendapat laporan itu polisi pun langsung bergerak ke lokasi. Ternyata, informasi itu benar dan saat digerebek petugas, tersangka AA dan wanita YY tak dapat berkutik.

“Sebelum ditangkap mereka sudah duluan menggunakan sabu-sabu dua hari sebelumnya, yakni Kamis dan Jumat (7-8/1/2021) sekitar pukul 17.00 WIB,” ujarnya Minggu (10/1/2021).

Sehingga, lanjut Kasat, barang bukti sabu seberat 0,11 gram merupakan sisa yang belum sempat digunakan. Namun, untuk ganja yang ikut diamankan dari kedua tersangka juga belum sempat digunakan.

“Dari keterangan tersangka AA, dua paket kecil sabu yang digunakan dibeli dari seorang pelaku berinisial FL seharga Rp 200 ribu dan diantar langsung kepada AA di Kecamatan Peukan Bada,” ungkapnya.

“Sementara, satu bungkus ganja dibeli dari AG (40) seharga Rp 30 ribu. Kini kedua penjual narkotika itu sudah dimasukkan dalam DPO Sat Resnarkoba Polresta Banda Aceh,” sambungnya.

“Di sisi lain, apakah oknum PNS dan wanita YY yang ditangkap dalam satu rumah tersebut melakukan hubungan suami istri? Sejauh ini masih didalami,” kata mantan Kasat Resnarkoba Polres Pidie dan Aceh Besar ini.

Tersangka AA dan YY dijerat Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 114 Ayat (2) Jo pasal 127 ayat (1) huruf a dari UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara selama 12 tahun. (***)

REKOMENDASI