Muslahuddin-Yusri Razali Pimpin Beuriweuh Community

  • Whatsapp
Temu ramah dan silaturrahmi masyarakat Beuriweuh di Aula Asrama Meureudu, Minggu (17/01/2021). (Foto / Ist)

Banda Aceh | republikaceh.net – Masyarakat asal Kemukiman Beuriweuh Kecamatan Meureudu Kabupaten Pidie Jaya yang berdomisili di Banda Aceh dan Aceh Besar melakukan temu ramah dan silaturrahmi sekaligus musyawarah untuk membentuk perkumpulan. Kegiatan musyawarah berlangsung di Aula Pertemuan Asrama Meureudu, Minggu (17/01/2021).

Acara tersebut selain diikuti oleh masyarakat Beuriweuh yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar sekitar 60 orang, juga turut dihadiri beberapa orang tokoh agama dan tokoh masyarakat dari Kemukiman Beuriweuh Kecamatan Meureudu Kabupaten Pidie Jaya. Mereka datang secara khusus dari Kabupaten Pidie Jaya untuk menghadiri acara silaturrahmi tersebut.

BACA JUGA

Kegiatan musyawarah yang dipimpin seorang tokoh masyarakat Beuriweuh di Banda Aceh, H Cut Ali menghasilkan beberapa rekomendasi. Diantaranya, menunjuk Muslahuddin Daud dan Yusri Razali sebagai ketua dan sekretaris perkumpulan masyarakat Beuriweuh di Banda Aceh dan Aceh Besar yang diakronimkan (disingkat) dengan Beuriweuh Community. Selanjutnya keduanya diberikan jangka waktu selama satu bulan untuk menyusun struktur organisasi Beuriweuh Community yang akan dipaparkan pada pertemuan bulan mendatang.

Muslahuddin Daud (kiri) sebagai ketua dan Yusri Razali, sekretaris Beuriweuh Community (Foto/Is)

Muslahuddin Daud sebagai ketua yang dipilih untuk memimpin perkumpulan masyarakat tersebut dalam sambutan singkatnya menyampaikan tentang pentingnya silaturrahmi dan rasa persaudaraan antar sesama masyarakat sedaerah asal. “Mari kita saling bergandengan tangan untuk membangun daerah asal kita. Di samping itu juga kita harus kuat dalam solidaritas dengan saling mengunjungi di saat ada yang sakit, dan mengulurkan tangan di saat ada yang membutuhkan,” ungkapnya.

Selain itu, Muslahuddin juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin perkumpulan tersebut. Ia juga menyampaikan kesiapannya untuk mencurahkan pikiran dan saling membantu dalam membangun daerah asal mereka.

Sementara itu, panitia pelaksana acara tersebut, Mulyadi Mustafa dan Safwan Abubakar mengapresiasi kehadiran para peserta. Mereka berharap akan lebih banyak lagi masyarakat Beuriweuh yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar yang akan hadir pada pertemuan bulan selanjutnya.

“Memang hari ini belum seratus persen hadir dibandingkan undangan yang kami sampaikan. Tapi kami berharap pada pertemuan berikutnya semua masyarakat Beuriweuh di Banda Aceh dan Aceh Besar bisa ikut bergabung. Ini penting untuk memupuk rasa kebersamaan kita, ”tutup Mulyadi. (Husaini)

REKOMENDASI