Warga Aceh Timur Digegerkan dengan Penemuan Dua Kerangka Manusia di Tambak Ikan

  • Whatsapp
Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Aceh Timur melakukan pemeriksaan terhadap kerangka manusia, Selasa (26/1/2021) (Foto / Ist)

Idi Rayeuk | republikaceh.net   – Warga Aceh Timur geger dengan adanya temuan dua kerangka manusia tanpa identitas yang terbungkus kain mukenah di tambak ikan milik Elnawati (43) warga Dusun Meurandeh, Gampong Ulee Blang, Kecamatan Julok, Aceh Timur, Selasa (26/1/2021) petang kemarin.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro melalui Kapolsek Julok, AKP Masri Aswara, Rabu (27/1/2021) mengatakan, penemuan dua kerangka manusia tersebut bermula saat Dolisyah (40) bersama Syahrullah (40) yang merupakan warga lokal sedang melakukan pekerjaan renovasi tambak ikan milik Elmawati.

Kemudian, lanjut Kapolsek, atas temuan tersebut Dolisyah memberitahukan kepada Afrizal (35) selaku Sekretaris Gampong Ulee Blang. Oleh Sekdes, dilaporkan ke Bhabinkamtibmas setempat, Bripka Salamuddin dan terus disampaikan ke Kapolsek.

“Menerima laporan tersebut, sejumlah anggota Polsek langsung menuju ke lokasi sekaligus garis pembatas (garis polisi) di lokasi kejadian,” terang Kapolsek, Rabu (27/1/2021).

Personil Polres dan personil Kodim Aceh Timur bersama warga saat mencari sisa kerangka manusia di tambak ikan, Selasa (26/1/2021) (Foto / Ist)

Selang beberapa saat petugas dari Puskesmas Julok bersama personel Koramil 07 / Jlk dan Resmob Sat Reskrim Polres Aceh Timur tiba di lokasi penemuan kerangka tersebut, lalu meneliti dengan kerangka kerja lainnya yang dibantu warga setempat.

Setelah dibersihkan, Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Aceh Timur melakukan pemeriksaan dan pemotretan terhadap kerangka kerja. -anak, “ungkapnya.

Warga Aceh Timur sedang membersihkan kerangka manusia yang ditemukan di tambak ikan, Selasa (26/1/2021) (Foto / Ist)

Ketika itu, M Nasir (38) warga Dusun Alue Iboh, Gampong Naleung, Kecamatan Julok sangat berkeyakinan kerangka kerja manusia yang ditemukan tersebut adalah jasad menampilkan M Yunus dan adiknya Mudasir.

“Hal itu juga lokasi dengan barang bukti yang ditemukan di berupa, baju kemeja, celana kain, jam tangan merk Tajima dan pasangan kaos kaki,” kata Kapolsek.

M Nasir berkeyakinan kuat, barang tersebut adalah milik ayah dan adiknya yang hilang pada November 2003 silam saat bepergian ke sekolah yang pada saat itu dinyatakan hilang pada masa konflik. Diterangkannya, yang namanya M Yunus berusia 51 tahun sedangkan adiknya Mudasir berusia 11 tahun.

“Setelah Tim Inafis Sat Reskrim Polres Aceh Timur bersama petugas kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Julok melakukan pemeriksaan terhadap temuan kedua kerangka manusia itu, dilakukan fardhu kifayah (shalat jenazah dan lainnya) di meunasah dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Gampong Ulee Blang,” tutupnya. (***)

REKOMENDASI