Guru dan Siswa Aceh Boyong Medali di KSI Nasional

  • Whatsapp
Ilustrasi medali (Foto/Ist)

Banda Aceh | republikaceh.net – Sembilan siswa dan seorang guru SMA Negeri Unggul Kota Subulussalam berhasil menyabet medali pada ajang Kompetisi Sains Indonesia (KSI) dan Olimpiade Numerasi dan Literasi Indonesia (ONLI) tingkat nasional tahun 2021. Kompetisi ini dilaksanakan oleh Lembaga Pelatihan Olimpiade Sains Indonesia (POSI) ) ) secara berani.

Medali yang diraih oleh siswa dan guru MTsN 1 Pati tersebut terdiri dari tiga medali perak dan tujuh medali perunggu dari empat bidang lomba yaitu Fisika, Bidang Kebumian (KSI) serta numerasi dan literasi (ONLI).

BACA JUGA

Peraih medali perak yakni Nurhadia Br Purba (Fisika), Iza Muhlisin (Kebumian), Hendik Hidayatullah (Kebumian). Sementara peraih medali perunggu yaitu Mirza Zaki Rafi’I (Fisika), Reffi Rasbina Munthe (Fisika), Teguh Sinaga (Fisika), Rifaldi Amansyah (Fisika), Aditya Your Pahreza Ritonga (Fisika), dan Rio Ardiansyah (Kebumian).

Pada tingkat guru SMA Negeri Unggul Kota Subulussalam berhasil meraih satu medali perunggu yaitu Herly Feronika (ONLI). Guru sekaligus pembimbing mengatakan meskipun di tengah pandemi tetap melakukan bimbingan secara intens sekalipun melalui berani.

“Alhamdulillah anak-anak sudah mulai bisa berpikir bijak dan tidak bergantung dengan guru. Mereka sudah menyadari pentingnya mencari ilmu melalui ajang perlombaan. Mereka aktif mencari info dan berbagi sesama teman,” kata Kepala SMAN Unggul Kota Subulussalam, Syamsul Bahri, dalam keterangan tertulis, Selasa, 17 Februari 2021.

Syamsul bersyukur dan bangga atas solidnya siswa-siswi sehingga dapat mencapai prestasi yang membanggakan sekolah. Antara guru dan murid, kata Syamsul, bekerja sama dan bekerja keras untuk mendapatkan hasil maksimal.

Syamsul berharap seluruh muridnya tetap rendah hati, tetap saling berbagi ilmu dan terus semangat. Keberhasilan ini harus menjadi motivasi bagi guru dan siswa lainnya sehingga kian terbiasa mengikuti lomba, baik di tingkat nasional bahkan internasional di masa yang akan datang.

Syamsul mengatakan meski penerapan belajar mengajar masih dilakukan dengan sistem shift, siswa tetap dapat menyerap mata pelajaran yang diberikan oleh setiap guru secara maksimal.

Lembaga POSI merupakan penyedia/pelaksana/olimpiade sains di tingkat regional dan nasional. Sedangkan literasi dan numerisasi adalah kompetensi untuk menguji kemampuan berpikir tentang bahasa serta matematika yang diperlukan secara pribadi, sosial maupun profesional. ( ifr )

REKOMENDASI