Tolak Mubes Ipelmaja, 6 Paguyuban Kecamatan di Aceh Jaya Surati Bupati

  • Whatsapp
Para ketua dari 6 paguyuban kecamatan di Aceh Jaya, (Foto/Ist)

Banda Aceh | republikaceh.net – Enam dari sembilan paguyuban kecamatan melayangkan surat audiensi untuk Bupati Aceh Jaya terkait penolakan Musyawarah Besar (MUBES) ke 8 Ikatan Pelajar Mahasiswa Aceh Jaya (IPELMAJA) Banda Aceh di Aula Hotel Diana, Banda Aceh pada Minggu (14/2/2021) lalu.

Surat yang ditembuskan untuk Forkopimda Aceh Jaya tersebut juga melampirkan petisi penolakan yang ditanda tangani langsung para ketua dari 6 paguyuban.

Koordinator 6 Paguyuban Kecamatan Kabupaten Aceh Jaya, M. Ilham Mansuridi mengungkapkan, surat tersebut telah dimasukkan kepada Pemerintah Aceh Jaya dan tembusannya juga telah disampaikan untuk Forkopimda setempat.

“Kami sudah memasukkan Surat Audiensi dengan Bupati Aceh Jaya pada Selasa 16 Februari 2021. Surat tersebut juga terlampirkan petisi penolakan Mubes Ipelmaja Banda Aceh dan kami masukkan melalui bagian umum sekdakab” ujar Ilham, Rabu (17/2/2021)

Baca juga: Dinilai Cacat Hukum, Mahasiswa Tolak Pelaksanaan Mubes Ipelmaja Banda Aceh

Dia menjelaskan, surat tersebut dimasukkan bertujuan agar Bupati Aceh Jaya tidak mendengarkan kronologi pelaksanaan Mubes secara sepihak sehingga tidak melahirkan multitafsir dikemudian hari.

“Dengan adanya audiensi ini, bupati dapat mendengarkan dasar penolakan yang dilakukan 6 paguyuban kecamatan. Kami berharap, saat audiensi juga dihadiri para Forkopimda yang lain, sehingga semua pihak mendengar kronologi yang kami paparkan” lanjutnya.

Dia membantah jika sikap penolakan mubes ditunggangi oleh pihak tertentu. Deski meminta agar gerakan tersebut tidak di politis untuk kepentingan tertentu.

“Penolakan ini lahir bedasarkan kesadaran kami dari 6 paguyuban kecamatan atas fakta yang mencederai azas berdemokrasi yang berlandaskan konstitusi Ipelmaja” ujarnya

“Bila ada yang mengatakan aksi kami ini ditunggangi, maka kami pastikan itu tidak benar dan kami meminta, jangan ada pihak yang mencoba mempolitisasi gerakan yang sedang kami lakukan sekarang” tambah lagi.

Dia menjelaskan jika dalam surat tersebut tertera tenggang waktu menerima balasan agar persoalan pelaksanaan mubes segera terselesaikan.

“Jika Bupati Aceh Jaya tidak mengindahkan surat audiensi yang sudah kami layangkan dalam waktu sebagaimana tersebut dalam surat yang telah kami ajukan, maka kami akan menentukan sikap bedasarkan hasil kesepakatan yang telah kami sepakati” tegasnya. (Zahlul Akbar)

REKOMENDASI