Hanya Azhar Abdurrahman Pejabat Publik yang Menjamin RFR Bebas

  • Whatsapp

 

Waka Polres, Kompol Rizal Antoni, S.H (kiri) bersama Azhar Abdurrahman (kanan) dan FRF (tengah) usai menggelar konferensi pres di Mapolres Aceh Jaya, Rabu (24/2/2021) (Foto/Zahlul Akbar)

Calang | republikaceh.net – RFR (25) warga Dusun Kuala Batee Tutong, Desa Panton Makmur, Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya yang tersandung kasus tindak pidana Undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951 kini resmi dibebaskan.

Data yang berhasil di himpun, selain tidak didapati perbuatan meresahkan masyarakat serta tidak terafiliasi dengan KKB dan menyesali perbuatannya, ternyata ketua Banleg DPRA asal Aceh Jaya Azhar Abdurrahman ikut menjamin kebebasan RFR.

“Kalau dari pejabat, hanya pak Azhar Abdurrahman yang ikut membuat surat pernyataan sebagai jaminan” Ujar ibu kandung RFR, Zulfiati (41) kepada republikaceh.net, Rabu (24/2/2021) di Mapolres Aceh Jaya.

Baca juga: Akhirnya, Pemuda Kreatif Perakit Senjata Api di Aceh Jaya Dinyatakan Bebas

Selain itu, lanjutnya, ada juga aktivis mahasiswa Aceh Jaya, Keuchik, kepala Dusun dan Ketua Tua Peut desa Panton Makmur juga ikut menjaminnya.

“Kami sekeluarga sangat bersyukur dan berterimakasih kepada semua pihak terutama pak Azhar serta pak Kapolres Aceh Jaya dan jajarannya, sehingga hari ini kami bisa berkumpul lagi dengan anak kami,” tambah Zulfiati.

Sementara itu, Ketua Banleg DPRA, Azhar Abdurrahman mengatakan bahwa RFR dibebaskan atas dasar upaya Restorative Justice penyelesaian kasus secara keadilan dan keseimbangan yang dilakukan oleh pihak Polres Aceh Jaya.

Restorative Justice itu sendiri merupakan suatu pendekatan yang lebih menitik-beratkan pada kondisi terciptanya keadilan dan keseimbangan bagi pelaku tindak pidana serta korbannya sendiri.

“Ini merupakan upaya kita bersama dan atas dukungan seluruh lapisan masyarakat serta permintaan publik yang menginginkan RFR dibebaskan,” ujar Azhar. (Zahlul Akbar).

 

REKOMENDASI