Kasus RFR Dihentikan, Ketum HMI Aceh Besar Apresiasi Kinerja Polres Aceh Jaya

  • Whatsapp
Kapolres Aceh Jaya, AKBP Harlan Amir (kiri) dan Ketum HMI Cabang Aceh Besar, Ema Yurlinasari, (Foto/Dok. Ema Yurlinasari)

Calang | republikaceh.net – Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Aceh Besar, Ema Yurlinasari memberikan apresiasi kepada Kapolda Aceh dan Kapolres Aceh Jaya yang telah memberikan restorative justice atas kasus perakitan senjata api oleh RFR, warga Panton Makmur, Kecamatan Krueng Sabee.

“Kami apresiasi Kapolda Aceh dan Kapolres Aceh Jaya atas keputusan bijaksana dan berkeadilan menyikapi kasus RFR, pemuda kreatif perakit senjata api asal Aceh Jaya” ujar Ema saat menghubungi republikaceh.net, Kamis (25/2/2021).

Baca juga: RFR Bebas, Apdesi Apresiasi Sikap Azhar Abdurrahman dan Jajaran Polres Aceh Jaya

Dia mengungkapkan, bedasarkan pemberitaan beberapa media, RFR hanya bereksperimen merakit senjata api dengan keahlian yang disandingkan dengan YouTube di media sosial.

“Kita berharap, RFR diberikan pembinaan oleh Pemkab Aceh Jaya atau Pemerintah Aceh agar bakatnya lebih terarah. RFR ini aset yang layak mendapat pembinaan secara berkelanjutan” ujar wanita asal Aceh Jaya itu.

 Baca juga: Akhirnya, Pemuda Kreatif Perakit Senjata Api di Aceh Jaya Dinyatakan Bebas

Ema menambahkan, pihaknya sangat mendukung keputusan pihak Polda Aceh dan Polres Aceh Jaya yang memberikan restorative justive kepada RFR atas dasar yang bersangkutan tidak pernah ada niat melakukan kejahatan dan tidak bertujuan mengancam orang lain atau memisahkan diri dari NKRI.

Restorative Justice itu sendiri merupakan suatu pendekatan yang lebih menitik-beratkan pada kondisi terciptanya keadilan dan keseimbangan bagi pelaku tindak pidana serta korbannya sendiri.

Baca juga: Hanya Azhar Abdurrahman Pejabat Publik yang Menjamin RFR Bebas

Ema berharap, Kapolda Aceh, Irjen. Drs. Wahyu Widada memberikan apresiasi tertinggi kepada Kapolres Aceh Jaya, karena sudah membebaskan RFR atas dasar restorative justice.

“Semoga Kapolda Aceh, Irjen. Drs. Wahyu Widada dapat berikan apresiasi kepada Kapolres Aceh Jaya, AKBP Harlan Amir atas kebijaksanaannya dalam menyikapi kasus RFR” ujarnya. (Zahlul Akbar)

REKOMENDASI