Sat Res Narkoba Polres Aceh Tengah Ringkus 9 Mantan Napi, Ini Penyebabnya

  • Whatsapp
Kasat Narkoba, Ipda Adam Maulana mendampingi Kapolres Aceh Tengah, AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat saat menggelar konferensi pers penangkapan 9 mantan narapidana yang terlibat kasus narkoba, Senin (8/3/2021) (Foto/Ist)

Aceh Tengah | republikaceh.net – Melalui Undercover Buy (Pembelian terselubung) Sat Res Narkoba Polres Aceh Tengah, berhasil meringkus sembilan orang yang diduga pemain narkoba jenis sabu, salah satunya perempuan.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat melalui Kasat Narkoba, Ipda Adam Maulana, saat dihubungi republikaceh.net mengungkapkan, pihaknya berhasil menangkap terduga pelaku dengan melakukan undercover buy, istilah kepolisian ketika akan menangkap penyalahgunaan narkoba, Senin (8/3/2021) malam.

Ipda Adam menjelaskan, Hasil undercover buy dilakukan itu berhasil meringkus sembilan orang pemain narkoba jenis sabu, salah satunya wanita dengan barang bukti narkoba sebanyak 332 gram dan satu unit mobil merek Datsun GO, serta dua unit Sepeda Motor merek Honda Beat dan Vario.

“Adapun inisial sembilan orang tersebut, yaitu NMH (wanita) 34 tahun, dari Kecamatan Pegasing. Inisial FG, 22 tahun, Kecamatan Bies, MP, 34 tahun, Kecamatan Lut Tawar, EW, 31 tahun, Kecamatan Silihnara” papar Ipda Adam.

Kemudian, lanjutnya, insial BM, 18 tahun, dari Kecamatan Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan raya. Inisial HG, 43 tahun, dari Kecamatan Lut Tawar. NMS 29 tahun, dari Kecamatan Bebesen, MH, 29 tahun, Kecamatan Pegasing dan SP, 23 tahun, warga Bies.

“Dari hasil penyidikan, sembilan orang itu sudah ada pernah menjadi narapidana. Dugaannya mereka itu pemain lama.” terangnya.

Namun, kata Ipda Adam, tidak tertutup kemungkinan ada juga diduga sebagai pemain baru. Selain itu, akan penangkapan tersebut progam antik yang sedang dilakukan di Wilayah Hukum Kabupaten Aceh Tengah.

“Karena itu, kita berhasil meringkus sembilan orang diduga tersangka dan itu juga sebagai peringatan bagi penyalahguna narkoba di kabupaten ini,” tegasnya.

Atas keberhasilan dilakukan Sat Res Narkoba, Kapolres AKBP Mahmun, berikan apresiasi atas kinerja satuan tersebut telah bekerja ekstra guna memutus rantai penyebaran narkoba wilayah ini.

Kata dia, patut kita berikan reward kepada tim Satresnarkoba telah berhasil menangkap diduga sindikat narkoba tersebut.

“Cepat atau lambat, kalian para pemakai (konsumsi) dan menjual narkoba di Kabupaten Aceh Tengah ini, siap-siap kami tangkap bila tidak bertaubat,” pesan kapolres.

Informasi dihimpun, kesembilan terduga pelaku itu akan dijerat dengan pasal 114 Ayat (1) Jo Pasal 112 Ayat (1), Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman hukuman paling rendah 4 tahun dan paling lama 20 tahun. (***)

REKOMENDASI