Kejati Aceh Tetapkan 4 Tersangka Dugaan Tindak Pidana Kasus Korupsi

  • Whatsapp
Kajati Aceh menggelar jumpa pers terkait penetapan 4 tersangka dugaan kasus korupsi, Senin (15/3/2021) (Foto/Ist)

Calang | republikaceh.net – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh menahan empat tersangka dugaan tindak pidana kasus korupsi proyek peningkatan jalan Muara Situlen-Gelombang Kabupaten Aceh Tenggara, tahun anggaran 2018, melalui dana Otsus (otonomi khusus).

Keempat tersangka yaitu JNK,yang berdomisili di Desa Darul Imarah, Aceh Besar, sedangkan SA, KN dan KI, ketiganya berasal dari Kabupaten Aceh Tenggara.

Kepala Kejati Aceh, Muhammad Yusuf, melalui rilisnya, Senin (15/3/2021), menyampaikan bahwa keempat tersangka tersebut diduga terlibat dugaan korupsi peningkatan jalan Muara Situlen – Gelombang.

“Proyek jalan itu sudah terjadi tiga kali perubahan dan telah selesai dilaksanakan dan diserahterimakan, serta dilakukan pembayaran sebanyak tiga kali. Tim penyidik tindak pidana khusus Kejati Aceh telah melakukan penyelidikan terhadap keempat tersangka tersebut” paparnya.

Dia menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan Ahli Teknis, ditemukan total harga berdasarkan hasil perhitungan volume terpasang serta mutu sebesar Rp6,3 miliar dari nilai kontrak sebesar Rp11,6 miliar.

“Untuk saat ini perhitungan Kerugian Keuangan Negara masih dalam perhitungan dari auditor BPKP Perwakilan Aceh” pungkasnya.

Akibat  perbuatannya, keempat tersangka diancam pidana secara berlapis, primair melanggar Pasal 2 Ayat (1) juncto Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 yang diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUHP.

Serta subsidair melanggar Pasal 3 juncto Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke -1 KUHPidana. (***)

REKOMENDASI