Diduga Mark Up Dana Desa, LSM KPK-N Laporkan Kades ke Bupati Aceh Tenggara 

  • Whatsapp
Junaidi Ketua Lsm Komunitas Pemantau Korupsi Nusantara (KPK-N) Aceh Tenggara (tengah) Didampingi Haddin, Anggota PAC Kecamatan Lawe Alas, menyerahkan laporan investigasi Ke Bupati Aceh Tenggara, Senin (15/3/2021) (Foto/Riko)

Kutacane | republikaceh.net – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komunitas Pemantau Korupsi Nusantara (KPK-N) Aceh Tenggara melaporkan Kepala Desa (Pengulu Kute) Kane Lot Kecamatan Deleng Phokhkisen ke Bupati Aceh Tenggara atas dugaan penyalahgunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2018-2019.

“Dari hasil investigasi dan konfirmasi dilapangan, kita menemukan adanya dugaan penyalahgunaan anggaran atau Mark Up, maka temuan ini kita laporkan ke Bupati Aceh Tenggara,”ujar Ketua DPC LSM KPK-N kepada republikaceh.net, Senin (15/03/2021) di Sekretariat LSM KPK-N, Jalan Pasar Baru No.86 Desa Pulonas Baru.

Junaidi menjelaskan, bupati nantinya memerintahkan Inspektorat untuk melakukan Audit Khusus terhadap termuan tersebut.

“Saat audit khusus berlangsung, LSM KPK-N akan mendampingi dan hasilnya akan di ekspos” ujarnya.

Junaidi menambahkan, Bedasarkan Data Dana Desa Se-Aceh Tenggara yang diserahkan Pemerintah Daerah melalui Pejabat Pengelola Informasi Daerah (PPID Utama) dari hasil menang sengketa Informasi Publik yang diputuskan oleh Komisi Informasi Aceh (KIA), bulan September 2020 yang lalu, maka LSM KPK-N melakukan investigasi langsung kelapangan.

“Kita turun ke Desa untuk mengkorelasikan data desa dengan fakta yang ada dilapangan. Sebelum turun ke Desa, terlebih dahulu kita masukkan surat ke Kepala Desa dan Camat setempat sebagai pemberitahuan” jelasnya.

Junaidi menerangkan, Desa Kute Kane Lot, terlebih dahulu dilayangkan surat Klarifikasi pada Kepala Desa dan pemberitahuan pada Camat Kecamatan Deleng Phokhkisen.

“Siap itu baru kita turun kelapangan dengan membawa data desa, sekaligus investigasi dan konfirmasi dan menemukan dugaan Mark UP Dana Desa” tutupnya. (Riko).

 

REKOMENDASI