Ratep Siribe Menggema di Aceh Jaya, Ini Amanah Gubernur MPTT-I

  • Whatsapp
Gebernur MPTT-I, Ir. Azhar Abdurrahman saat memberikan sambutan pada pelaksanaan kegiatan Ratep Siribe yang berlangsung di Meunasah Nurul Iklas, Desa Lhok Timon, Kecamatan Setia Bakti, Senin (22/03/2021) (Foto/Zahlul Akbar)

Calang | republikaceh.net – Ratusan warga dari berbagai kecamatan dalam Kabupaten Aceh Jaya menghadiri kegiatan Ratep Siribe yang berlangsung di Meunasah Nurul Ikhlas, Desa Lhok Timon, Kecamatan Setia Bakti, Senin (22/03/2021).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Isra Mi’raj dengan mengusung tema “Perjalanan Spiritual yang Dilakukan oleh Nabi Muhammad S.A.W Dalam Satu Malam” yang dipimpin langsung oleh Murabbi Majelis Pengkajian Tauhid Tassauf Internasional (MPTT-I), Abuya Syech H. Amran Waly Al-Khalidy.

Kegiatan yang turut dihadiri Wakil Bupati Aceh Jaya, Tgk Yusri S, Gebernur MPTT-I, Ir. H. Azhar Abdurrahman, Ketua MPU, Tgk Mustafa Saroeng, Kepala Dinas Syariat Islam, Drs. Abdullah Sufi, Kemanag, Samsul Bahri, S, Ag, Abon Azhar Usman, Ketua Majelis Adat Aceh Jaya, Anwar, Ketua KPA Wilayah Meureuhom Daya, Saifuddin, Camat Setia Bakti A.G Suhadi, SE tersebut menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

Wakil Bupati Aceh Jaya, Tgk Yusri S saat memberikan sambutan pada pelaksanaan kegiatan Ratep Siribe yang berlangsung di Meunasah Nurul Iklas, Desa Lhok Timon, Kecamatan Setia Bakti, Senin (22/03/2021) (Foto/Zahlul Akbar)

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Aceh Jaya, Tgk Yusri S mengatakan, Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya menyambut baik pelaksanaan kegiatan rateb siribe tersebut. Dirinya mengimbau kepada generasi penerus di Aceh Jaya agar kedepannya untuk menghidupkan ukhwah Islamiyah.

“Ini merupakan akhir jaman. Apabila sesama kita sudah tidak saling mengingatkan lagi, maka dengan adanya persatuan ini kita bisa saling mengingatkan” ujarnya.

Menurutnya, apa bila tidak ada persatuan seperti ini, maka memudahkan pihak lain masuk untuk menghancurkan agama Islam.

“Dengan ada persatuan seperti ini, Insya Allah dan alhamdulillah, walaupun suasana sedemikian rupa, dalam suasana inilah kita sangat bergembira dan antusias dalam menjankan pengkajian Tauhid Tassauf” katanya.

“Kami dari Pemerintah Aceh Jaya selalu menyambut baik pengkajian tauhid tassauf. Walaupun belum mengerti sepenuhnya, tapi lambat laun kami akan memahami tauhid tassauf,” ujar wakil bupati.

Ratusan warga dari berbagai kecamatan dalam Kabupaten Aceh Jaya menghadiri pada pelaksanaan kegiatan Ratep Siribe yang berlangsung di Meunasah Nurul Iklas, Desa Lhok Timon, Kecamatan Setia Bakti, Senin (22/03/2021) (Foto/Zahlul Akbar)

Ketua MPU Aceh Jaya, Tgk Mustafa Saroeng, dalam sambutannya mengajak semua hadirin yang hadir pada kegiatan tersebut untuk bergabung dan berzikir kepada Allah SWT sebanyak – banyaknya dengan tiada henti.

“Kapan berhenti ?, ya sampai akhir hayat dengan kaliamat La ilahaillallah. Mudah-mudahan kita semua diterima dalam surganya Allah” ujarnya.

Sementara itu, Gebernur MPTT-I, Ir. Azhar Abdurrahman dalam sambutannya mengatakan, dengan hadirnya Abuya merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi peserta zikir sehingga dapat melepaskan kerinduan yang sudah cukup lama terpendam.

Abuya, lanjutnya, selalu membawa pesan-pesan agama dan juga tauhid tassauf bagi ummat manusia dan berzikir.

“Mungkin jika tidak ada ikut samadiyah ke rumah orang meninggal, sudah tidak ada waktu untuk kita berzikir. Dalam kehidupan sehari-hari kita sibuk dengan perkerjaan. Manusia boleh berkuasa tapi kalau mati sebuah kepastian. Maka, malam ini suatu kehormatan kepada kita semua dapat kembali berzikir bersama” ujarnya.

Dia menambahkan, kegiatan zikir yang dibentuk oleh Abuya akan dilanjutkan oleh kalifah-kalifah atau wali nanggroe MPTT-I dengan cara membangun Posko-Posko di setiap kecamatan dalam Kabupaten Aceh Jaya.

“Seperti posko di Kecamatan Setia Bakti yang kita resmikan malam ini” bebernya

Dengan demikian, tambahnya, akan membangun pertemuan – pertemuan di setiap desa dan kecamatan “seperti yang kita laksanakan pada malam ini” ujarnya.

Murabbi MPTT-I, Abuya Syech H. Amran Waly Al-Khalidy (baju hitam) saat memimpin Ratep Siribee yang berlangsung di Meunasah Nurul Iklas, Desa Lhok Timon, Kecamatan Setia Bakti, Senin (22/03/2021) (Foto/Zahlul Akbar)

Menurut Azhar, Takaran Tauhid Tassauf bukan hanya pada Abuya, melainkan pada orang-orang yang saleh. Azhar mengungkapkan, beberapa Nabi sebelum Rasulullah semua berakhir dengan terbunuh karena menyampaikan tauhid Allah.

Maka oleh karena itu, tantangan sudah didepan mata. Selalu dalam pengajian menjadi tantangan, baik kawan dalam membalas budi dan juga kerabat-kerabat satu perjuangan.

Namun demikian dakwah Abuya menyampaikan Tassauf dan Zikir sudah meluas, diterima di Gorontalo, di negeri yang dominan khatolik. Kemudian juga diterima di jawa, walaupun disana dominan Islam, bahkan sampai ke Brunai Darussalam dan Malaysia.

“Oleh karena itu kita meminta kepada Allah agar diberi kelembutan hati untuk kita semua dalam menyampaikan syiar islam”. tutupnya. (Zahlul Akbar)

REKOMENDASI