Menyambut Nisfu Syakban, Harga Daging Sapi di Pasar Lhokseumawe Miningkat

  • Whatsapp
Muhammad Rizal (38), penjual daging sapi musiman di Pasar Keude Peunteut Kota Lhokseumawe sedang melayani pembeli, Minggu (28/3/2021) (Foto/Zaman Huri)

Lhokseumawe | republikaceh.net – Menyambut 15 Sya’ban atau Nisfu Sya’ban di Aceh dengan tradisi kenduri Bu atau kenduri beureuat menyebabkan minat beli masyarakat menjadi meningkat di Lhokseumawe.

Amatan Republikaceh.net, Minggu, (28/3/2021), di pasar Keude Peunteut, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe dibanjiri pembeli.

Muhammad Rizal (38), warga Gampong Dayah Blang Seureukuy, Kecamatan Syamtalira Bayu Kabupaten Aceh Utara, penjual daging sapi musiman, di Pasar Keude Peunteut mengatakan, jika setiap menyambut Nisfu Sya’ban, dirinya selalu menjual daging sapi segar.

“Insya Allah menyambut Nisfu Sya’ban tahun ini, saya menyembelih dua ekor sapi jantan” ujar Rizal.

Tambahnya, walaupun tadi suasana sempat gerimis, tidak terlalu mempengaruhi para pembeli.

“Harga daging sapi hari ini lumayan baik, berkisar antara 150 ribu sampai dengan 170 ribu per kilo. Itu tergantung kualitas dagingnya juga” ungkap Rizal.

Salah seorang pembeli, Ratna Agustina (35), warga Gampong Mns Blang, Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe, mengatakan, tradisi kenduri beureuat pada malam Nisfu Sya’ban adalah salah satu tradisi di Aceh telah turun temurun.

Menurutnya, tak lengkap rasanya jika bertemu malam Nisfu Sya’ban tanpa kenduri beureuat dan shalat tasbih di Meunasah atau di Mesjid.

“Jauh sebelum memasuki bulan Sya’ban, kita sudah mempersiapkan diri, termasuk jiwa” ujar Agustina sambil tersenyum.

Lanjutnya, sebentar lagi sudah memasuki bulan suci Ramadhan, bulan agung yang penuh berkah. Jadi kenduri beureuat ini adalah salah satu rangkaian tradisi kita, dalam menyambut bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.

“Mudah-mudahan, kita semua dapat bertemu dengan bulan agung, yang di dalamnya mengandung banyak hikmah” harap Agustina. (Zaman Huri)

REKOMENDASI