Pasar Terpadu di Kutacane Terlihat Kumuh

  • Whatsapp
Penampakan sampah di pasar terpadu di jalan Lawe Khutung, Desa Mbacang Lade, Kecamatan Lawe Bulan, Kutacane, Kamis (1/4/2021) (Foto/Jeni)

Kutacane | republikaceh.net – Areal seputaran pasar terpadu di jalan Lawe Khutung, Desa Mbacang Lade, Kecamatan Lawe Bulan terlihat kumuh dan becek. Pasalnya, pusat perbelanjaan kebutuhan harian bagi masyarakat Kutacane tersebut tidak tersedia tempat pembuangan air.

Pasar terpadu sebagai tempat penjualan ikan dan segala jenisnya tersebut di bangun pada beberapa tahun yang lalu bersumber dari APBN. Kondisinya kini terkesan tidak adanya pemeliharaan dari dinas terkait.

Salah satu penjaga pasar tersebut, Amiruddin kepada republikaceh.net, Kamis (1/4/2021) menjelaskan jika pihaknya telah menyampaikan kondisi areal pasar tersebut kepada dinas terkait dan sejauh ini belum adanya tanggapan apa pun.

“Sudah beberapa kali disampaikan kepada dinas terkait untuk menimbun dan penertiban sampah, tetapi sampai saat ini belum terealisasi” ujar Amiruddin di Kutacane.

Penjaga pasar, Amiruddin, Kamis (1/4/2021) (Foto/Jeni)

Dia mengungkapkan, sangat disayangkan jika kondisi areal pasar tersebut dibiarkan begitu saja tanpa adanya perawatan. Menurutnya, pasar tersebut merupakan salah satu sumber PAD bagi pemerintah kabupaten.

“Dinas terkait terkesan kurang memperhatikan pasar pusat perbelanjaan ini. Padahal, pasar ini menghasilkan PAD yang sangat besar, karena salah satun pasar terbesar di Kutacane” ujarnya

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh Tenggara, Ramisin, saat dikonfirmasi republikaceh.net via selulernya megungkapkan jika anggaran pemeliharaan untuk 21 mega lods (Pasar terpadu) di Kabupaten Aceh Tenggara tidak tersedia.

“Sudah beberapa kali diusulkan (anggaran pemeliharaan pasar), namun tidak pernah berhasil,” ujarnya.

Dirinya membantah jika pihaknya tidak memperhatikan perawatan pasar yang ada di Aceh Tenggara.

“Bukan kurang memperhatikan pusat pasar perbelanjaan itu, tapi memang tidak tersedianya anggaran untuk itu” pungkasnya. (Jeni)

REKOMENDASI