Kasus Korupsi PT ASABRI: Jaksa Periksa Mantan Komisaris PT ASABRI, Pejabat Perusahaan Sekuritas, Bank dan Pengurus Koperasi

  • Whatsapp
(Foto/Ist)

Jakarta | republikaceh.net – Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung memeriksa enam orang saksi terkait kasus korupsi pada PT ASABRI, Rabu (5/5/2021).

Para saksi yang diperiksa yakni YH selaku Pengurus Koperasi Kassaya Amanah Sejahtera (dulu bernama Koperasi Aliansi Sejahtera) yang diperiksa terkait dana Tersangka IWS di Koperasi Aliansi Sejahtera dan MTM selaku Komisaris Utama PT ASABRI (Persero) tahun 2018 hingga 2019 yang diperiksa terkait pengawasan yang mewakili pemegang saham, dalam hal ini Kementerian BUMN.

Kemudian, HBP selaku Direktur PT Bank Yudha Bhakti, Tbk (periode 2014-2018) yang diperiksa terkait saham yang ada di perusahaan Tersangka IWS dan SA selaku Komisaris PT ASABRI (Persero) tahun 2014 hingga 2019 yang diperiksa terkait pengawasan yang mewakili pemegang saham, dalam hal ini Kementerian BUMN.

“Selanjutnya SKG selaku Direktur PT Lotus Andalan Sekuritas (dahulu Lautandhana Sekuritas) yang diperiksa terkait pendalaman broker PT ASABRI (Persero) serta E selaku Direktur Utama PT Amanah Ventura Syariah,” ungkap Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak.

Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT ASABRI.

Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid-19, antara lain dengan memperhatikan jarak aman antara saksi diperiksa dengan Penyidik yang telah menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap serta bagi saksi wajib mengenakan masker dan selalu mencuci tangan menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah pemeriksaan. (***)

REKOMENDASI