YLBH – AKA Desak Bupati dan Dewan Carikan Solusi Langkanya Minyak Makan di Abdya

  • Whatsapp
Kepala Devisi dan Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi Keadilan Aceh (YLBH-AKA) Kabupaten Abdya, Edy Syafrijal (Foto/Ist)

Blang Pidie | republikaceh.net – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Akmal Ibrahim, SH bersama Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat agar bisa menormalisasikan kelangkaan minyak goreng (minyak makan) di kabupaten berjuluk “breuh sigupai” tersebut.

Hal itu disampaikan Edy Syafrijal, Kepala Devisi dan Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi Keadilan Aceh (YLBH-AKA) Kabupaten Abdya, Selasa (15/2/2022).

Menurut Edy, minyak makan merupakan salah satu bahan pangan yang sudah menjadi kebutuhan mendasar bagi masyarakat di Aceh khususnya Abdya. Jika kelangkaan minyak goreng seperti sekarang ini menjadi pembiaran, maka yang disayangkan adalah masyarakat.

“Kelangkaan minyak makan di Abdya sudah terjadi hampir sepekan lebih. Kita berharap Pemda Abdya agar mencari solusi atas kelangkaan ini” ujarnya

“Maka bupati dan dewan harus turun tangan, karena yang kita kuwatirkan akan adanya pihak yang akan memfaatkan kelangkaan ini sebagai kesempatan untuk menetapkan harga jual yang tinggi di Abdya” lanjutnya.

Edy mengungkapkan, bila liat aturan Gubernur Aceh Nomor 52 Tahun 2020 pada Pasal 12 dan 15 sudah jelas ditegaskan tentang kewajiban Gubernur Aceh dan bupati atau Walikota setempat untuk menyediakan stock cadangan kesiapan pangan termasuk minyak makan yang saat ini sedang langka.

“Kami meminta Bupati dan dewan untuk mencari solusi agar kondisi ini dapat normal kembali,” pungkasnya. (***)

REKOMENDASI