Penghargaan IGA Tahun 2022 Dari Kemendagri Diserahkan Kepada Pj Bupati Aceh Jaya

  • Whatsapp
Kepala Bappeda Aceh Jaya Hendri Kusnadi menyerahkan Piagam Penghargaan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2022 dari Kementerian Dalam Negeri dengan Predikat Kabupaten Sangat Inovatif Kategori Pemerintah Kabupaten kepada Pj Bupati Aceh Jaya Dr. Nurdin, di Aula Lantai III  Setdakab Aceh Jaya, Senin (13/02/2023) (Foto/Ist)

Calang | republikaceh.net –  Kepala Bappeda Aceh Jaya Hendri Kusnadi, S.Pd, M.Si. menyerahkan Piagam Penghargaan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2022  dari Kementerian Dalam Negeri dengan Predikat Kabupaten Sangat Inovatif Kategori Pemerintah Kabupaten/Kota kepada Pj. Bupati Aceh Jaya Dr. Nurdin, S.Sos, M.Si,. Penyerahan piagam tersebut didampingi oleh Sekda Aceh Jaya T. Reza Fahlevi,  MM, dan Kabid Litbang Bappeda Aceh Jaya, Masri Annur Salmi, S.Si, MM yang berlangsung di Aula lantai III Setdakab Aceh Jaya, Senin (13/02/2023).

Sebagaimana diketahui Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya meraih penghargaan kabupaten sangat inovatif se-Aceh pada ajang Innovative Government Award (IGA) tahun 2022 berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 400.10.11-6301.A tahun 2022 tentang Indeks Inovasi Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota  tahun 2022. Kabupaten Aceh Jaya merupakan satu-satunya kabupaten di Provinsi Aceh yang meraih predikat/penghargaan sangat inovatif dengan indeks 60,49.

BACA JUGA

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Pusat, terhadap semangat dan keberhasilan Pemerintah Daerah dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dengan cara-cara inovatif.

Pj. Bupati Aceh Jaya Dr. Nurdin, S.Sos, M.Si, mengatakan penghargaan tersebut didapat atas kerjasama dan kerja keras seluruh jajaran perangkat daerah, sehingga Kabupaten Aceh Jaya meraih predikat Kabupaten Sangat Inovatif dan dapat bersanding dengan Daerah lain yang jauh lebih maju dari Kabupaten Aceh Jaya.

“Pada tahun 2023 ini kita (Kabupaten Aceh Jaya-red) menargetkan harus masuk 3 besar secara Nasional, semua Pejabat eselon III harus ada 1 inovasi termasuk juga sekolah-sekolah, jadi kita memperbanyak inovasi dan memperbaiki kualitas inovasi kita.” Ucap Dr. Nurdin.

“Dukungan saya kira sudah cukup banyak, termasuk kita sudah menggerakkan sektor bisnis yang sudah mulai jalan. Seperti beberapa waktu lalu kita membutuhkan pabrik pengolah pakan mini, saya langsung menghubungi BSI Manager Area Aceh dan sudah melakukan survey ke Aceh Jaya  dan Insya Allah mereka siap untuk memberikan pendanaan Bussiness to Bussiness (B2B).” lanjutnya

Sementara itu dari sektor pariwisata, Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya bekerjasama dengan Bank Aceh Syariah Calang untuk menambah 2 kamar pada setiap rumah yang dijadikan homestay. Dirinya menambahkan bahwa disamping bantuan yang diberikan Pemerintah, pendanaan Bussiness to Bussiness (B2B) sangat membantu percepatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Aceh Jaya.

REKOMENDASI