Pemkab Aceh Jaya Gelar Sub PIN Tetes Manis Polio Tahap II

  • Whatsapp
(Foto/Ist)

Calang | republikaceh.net – Dalam Rangka pencegahan dan pengendalian kejadian luar biasa (KLB) Polio, Penjabat Bupati  Aceh Jaya beserta Forkopimda, Kepala SKPK  dan sejumlah pejabat  melaksanakan  kunjungan ke sekolah-sekolah, Posyandu, PAUD dan TK untuk pemberian imunisasi  tetes manis polio tahap 2 (Dua) mulai tanggal 13 s.d. 20 Februari 2023 di seluruh Kabupaten Aceh Jaya, Senin (14/02/2023)

Pada Kegiatan tersebut, Penjabat Bupati Aceh Jaya didampingi oleh  Pj Ketua TP PKK Aceh Jaya memberikan tetes manis polio kepada sejumlah siswa SD Negeri 7 Gampong Sango Kecamatan Jaya.

BACA JUGA

Kabupaten Aceh Jaya  dan Provinsi Aceh secara keseluruhan menjadi sorotan Nasional dan Dunia, karena setelah deklarasi bebas polio Indonesia pada tahun 2014, ternyata tahun 2022 ini di Kabupaten Pidie ditemukan anak positif Polio di Kecamatan Mane 5 (Lima) orang dengan satu orang dalam kondisi cacat dan 1 kasus di Aceh Utara juga dalam kondisi cacat.

Penyakit polio dapat sangat mudah menular dan dapat menyebabkan cacat seumur hidup. Pencegahannya sangat mudah yaitu dengan pemberian tetes manis polio minimal 2 kali, rajin mencuci tangan pakai sabun, jangan buang air besar sembarangan (BABS) dan memastikan makanan/minuman yang dikonsumsi sudah matang.

Imunisasi anak polio bermanfaat untuk menguatkan imunitas anak terhadap virus polio. Vaksin anak dapat menekan risiko tertular virus polio hingga dewasa . Sehingga balita dan anak-anak dapat lebih terhindar dari cacat seumur hidup akibat virus polio.

Satu dosis saja tidak cukup untuk melindungi anak dari virus polio. Tetes dosis ke-2 sangat penting untuk membentuk kekebalan tubuh yang tinggi.  Jarak antara dosis ke-1 dengan dosis ke-2 adalah 28 hari.

Polio bisa terkena siapa saja, hanya saja yang berpotensi besar lumpuh anak umur di bawah 13 (tiga belas) tahun. Oleh karena itu, sasaran anak yang diberikan imunisasi polio tetes manis yaitu  pada usia 0 – kurang dari 13 (tiga belas) tahun  .

Sebelumnya, sudah dilaksanakan PIN tetes manis polio   tahap pertama di Kabupaten Aceh Jaya dari tanggal 12 s.d. 17 Desember 2022 yang lalu.  Dan tidak ditemukan efek samping /kejadian imunisasi pasca imunisasi (KIPI) serius dari tetes manis polio tersebut. (***)

REKOMENDASI