Sempat ditutup karena COVID-19, Pulau Reusam di Aceh Jaya Kembali Dibuka Untuk Wisatawan Berkunjung

  • Whatsapp
Para Pelaku wisata sedang mengadakan camping di pulau Reusam, Senin (27/6/2023) (Foto/Ist)

Calang | republikaceh.net – Lokasi Destinasi Wisata Puloe Reusam Rigaih, Desa Lhok Timon Kecamatan Setia Bakti Kabupaten Aceh Jaya kembali dibuka untuk umum. Pulau tersebut sebelumnya tutup akibat adanya wabah COVID-19 melanda Indonesia hingga ke Aceh.

“Momentum libur lebaran Idul Adha kali ini, Kami telah sepakat untuk membuka kembali pulau Reusam untuk umum karena sebelumnya ditutup karena adanya COVID-19” ujar Mis’ar, Ketua Pokdarwis setempat, Selasa (27/6/2023)

BACA JUGA

Mis’ar mengungkapkan, dalam sepakat terakhir para pemuda telah mengadakan caming ground sebagai tanda jika Pulau Reusam telah bisa dikunjungi kembali bagai wisatawan lokal maupun dari luar.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengembangkan kembali wisata Pulau Reusam yang dulunya sempat maju dan dikunjungi wisatawan luar Aceh Jaya di setiap hari libur kerja” terangnya

Mis’ar menjelaskan, keberadaan objek wisata Pulau Reusam yang berada di antar teluk Rigaih sangat strategis dan jalur tersebut merupakan jalur perdagangan rempah pada masa kolonial- belanda.

Menurutnya, selain pantai yang indah, di Pulau Reusam juga terdapat prasasti sejarah perdagangan tempo dulu dan di areal dermaga penyeberangan terdapat pusara Poe Cut Meurah sebagai bukti jika kawasan Lhok Rigaih merupakan wilayah pertempuran Teuku Umar mengusir penjajahan belanda

“Di Desa Lhok Timon juga terdapat Res Area Rigaih sebagai kawasan Kuliner yang terkenal dengan mie lobster. Selain itu juga ada Ujong Barouh Jabie sebagai wisata Ramah Family dengan keindahan terumbu karang, Lhok Rambong sebagai lokasi Ekowisata serta Gunong Kuali terkenal dengan buah durian” lanjutnya.

“Sedangkan di Pulau Reusam juga di dukungan dengan spot snorkeling dan diving serta juga sangat nyaman untuk camping. Kami siap memfasilitasi, namun para tamu harus menaati aturan yang telah kami buat” tambahnya

Kembali Mis’ar mengungkapan, Kelompok Sadar Wisata beranggota 30 orang akan menciptakan Pulau Resam sebagai destinasi bebas dari sampah plastik, maka nantinya akan diperkuat dan tertera kedalam qanun gampong

“Kami sadar, Pulau Reusam memiliki keindahan. Kami mengharapkan dukungan dari semua pihak dalam pengembangannya kedepan” pungkasnya. (*)

REKOMENDASI